Tiga Ibadah Tertua di Dunia
Tiga Ibadah Tertua di Dunia
Ibadah menurut
KBBI adalah segala perbuatan yang digunakan untuk menyatakan bentuk bakti
seorang hamba kepada tuhannya dengan cara melakukan ketaatan kepadanya,
mengerjakan perintah-perintahnya, dan menjauhi larangan-larangannya.
Berdasarkan hal ini, maka ibadah dapat dipahami sebagai segala bentuk tindakan
yang mencerminkan pengabdian seorang hamba kepada Tuhan. Pengabdian tersebut
diwujudkan melalui sikap patuh dan taat, yakni dengan melaksanakan apa yang
diperintahkan serta menjauhi segala hal yang dilarang oleh-Nya. Dengan
demikian, ibadah bukan hanya sebatas ritual, tetapi mencakup seluruh perilaku
yang dilandasi niat untuk mendekatkan diri dan tunduk kepada Tuhan.
Banyak cara untuk
melakukan hal tersebut, misal, melakukan puasa, Shalat (ritual penyembahan
tertentu), kurban.
1. Puasa
Puasa merupakan salah satu ibada yang dilakukan dengan cara menahan diri dari makan, minum, dan hal-hal dalam jangka waktu yang ditentukan sebagai bentuk ketaatan seorang hamba kepada tuhannya. Praktik ini dikenal jauh sebelum agama Islam terbentuk, yakni ada sejak berdirinya agama Yahudi dan Nasrani, serta dalam berbagai peradaban kuno sebagai bentuk penyucian diri dan pendekatan spiritual kepada Tuhan.
2. Shalat
Ritual
penyembahan dengan cara melakukan gerakan tertentu. Shalat merupakan ibadah
pokok yang jejak historisnya ada pada nabi-nabi terdahulu sebelum nabi
Muhammad. Tentunya gerakan-gerakan salatnya berbeda dengan gerakan yang
diajarkan oleh nabi Muhammad karena syariatnya berbeda.
3. Kurban
Dalam ajaran agama-agama Samawi, praktik kurban
tergambar dalam kisah Habil dan Qabil yang disebutkan di dalam Al-Quran, serta
termuat pula dalam Kitab Kejadian di Alkitab. Selain itu, masyarakat di kawasan
Timur (peradaban Mesopotamia) memiliki kebiasaan kurban sebagai sarana
mendekatkan diri kepada kekuatan Ilahi dan memohon perlindungan maupun
keberkahan.
.png)